Jumat, 26 Juli 2019

SANDI UNO "PUTUS" DARI PRABOWO, 5-6 POROS BARU MUNCUL DI PILPRES 2024


PENOLAKAN Sandi Uno untuk ikut dalam bagi-bagi kursi hasil rekonsiliasi mendapat pujian dari berbagai pihak termasuk dari Syahganda pengamat Sabang Marauke dan Abdullah Amas

Abdullah Amas menyebut bahwa jalan Sandi Uno masih panjang, "bakal ada lima sampai enam poros jelang Pilpres 2024, PAN dan PKS Bisa ikut dia"lanjut Amas

Amas menyebut untuk pos cawapres, NU berpotensi kembali maju, "ada sosok seperti Cak Imin, Khofifah yang disukai Gus Sholah, ada lagi diluar restu PKB tapi disukai PPP yaitu Mahfud MD"ujar Abdullah Amas, selain itu juga PKS yang mengajukan Salim segaf al jufri atau juga Hidayat Nur Wahid karena Hidayat memiliki latar sebagai orang Jawa

lalu poros lain, ada poros PDIP-Gerindra yang bisa jadi usung Prabowo, wakilnya adalah Budi Gunawan, Puan Maharani atau Prananda, lalu poros NasDem yang berpotensi usung Anies Baswedan atau Prananda Paloh, putra Surya Paloh

selain itu ada Partai Berkarya yang punya sosok Titiek Soeharto atau Tommy Soeharto, ada Partai Gelora yang akan ajukan Anis Matta, lalu adalagi Partai Perindo dengan Hary Tanoenya"ujar Abdullah Amas

sementara ada Poros PA 212, GNPF MUI yang memiliki figur seperti Yusuf Martak, Abdullah Hemahua, dan kemarin sempat ajukan Ustadz Abdul Shomad sebagai cawapres Prabowo

Poros-poros itu akan terus mengerucut setahun atau dua tahun kedepan

SEMENTARA Tokoh-tokoh potensial yang tak punya partai seperti Ridwan Kamil, Gubernur Sumut Edy, Gatot Nurmayanto terancam tak bisa ikut berlaga di 2024 persis seperti 2019


Minggu, 07 Juli 2019

AMAS : PB FEMMI SIAP WAKAFKAN KADER DI KABINET JIKA DIMINTA

AMAS : PB FEMMI SIAP WAKAFKAN KADER DI KABINET JIKA DIMINTA
KADER PB FEMMI (Federasi Mahasiswa Muslimin Indonesia siap masuk kabinet jika diminta, hal ini disampaikan oleh ketua umum PB FEMMI Abdullah Amas
"saat ini ada isu aktivis millenial, bila diperlukan kami dari PB FEMMI siap memberikan nama itu untuk kabinet 2019-2024"ujar Abdullah Amas
PB FEMMI sebagai sayap maupun juga organisasi induknya yaitu SNI (Syarikat Nasional Islam) menyatakan siap dan menurutnya Indonesia tidak ada lompatan besar di aspek ekonomi maka PB FEMMI Siap jika diminta
"Ada sekjen, ada bendum, semua siap di cek CV nya jika diminta"ujar Abdullah Amas
Abdullah Amas menilai isu kandidat menteri millenial bisa jadi bumerang kalau salah pilih. "ini langkah bagus, di Malaysia sudah ada, di Prancis ada yang millenial banget, tapi kalau salah nama, bisa jadi bumerang, harus sosok kompeten"ujar Abdullah Amas

Menurut Abdullah Amas, terlalu kecil jika millenial ditempatkan hanya di posisi komisaris BUMN. "Kalau mau skalanya besar harus pegang kementerian"pungkasnya

PB FEMMI Beri Gelar Ibu Perjuangan Rakyat Pada Titiek Soeharto

PB FEMMI Beri Gelar "Ibu Perjuangan Rakyat" Pada Titiek Soeharto. Ketua Umum PB FEMMI (Federasi Mahasiswa Muslimin Indonesia) Abdullah Amas memberi gelar ibu perjuangan rakyat pada Ibu Titiek Soeharto. Ketua dewan pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto dinilai setia menemani perjuangan rakyat menjaga kedaulatan suaranya melalui berbagai gerakan termasuk terjun sendiri ke aksi aksi mengawal suara rakyat.

 "PB FEMMI juga meminta kepada bu Titiek Soeharto maju ke kursi Pilpres 2024"ujar Abdullah Amas. 

PB FEMMI menegaskan Bu Titiek termasuk yang setia dan elite BPN yang bahkan berkunjung ke korban demo 22 /23 di rumah sakit serta aksi mengawal suara rakyat di MK Titiek Soeharto terjun langsung "PB FEMMI menyematkan gelar ibu perjuangan rakyat bagi putri kandung dari bapak pembangunan HM Soeharto" ujar Abdullah Amas

PB FEMMI (Federasi Mahasiswa Muslimin Indonesia) juga menyampaikan terimakasih pada para pimpinan DPP Partai Berkarya yaitu ketua dewan pertimbangan Titiek Soeharto, Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto, Sekjen DPP Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Wakil Sekjen DPP Partai Berkarya Nurchalis atas kekompakan Partai Berkarya menjaga kedaulatan suara rakyat

Koalisi Muda Pengawas PSSI (KMP-PSSI) Harapkan Nurchalis Maju Ketua Umum PSSI


Koalisi Muda Pengawas PSSI (KMP-PSSI) Harapkan Nurchalis Maju Ketua Umum PSSI
Berbagai Organisasi Kepemudaan Nasional (OKP) berharap Nurchalis maju ketua umum PSSI untuk MEMBENAHI Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Para OKP yang tergabung dalam Koalisi Muda Pengawas PSSI (KMP-PSSI) itu melihat PSSI Butuh sosok kaya terobosan
Juru Bicara Koalisi Muda Pengawas PSSI (KMP-PSSI) Abdullah Amas menyampaikan, agar semua pihak terkait segera mengintervensi pembenahan, reivinting dan inovasi Kemajuan PSSI di momentum PSSI yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada 27 Juli 2019 mendatang.
“Kami akan terus mendesak Pemerintah khususnya Menpora dan PSSI agar dalam penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 27 Juli 2019 nanti memilih Pengurus dan Ketua Umum PSSI baru, sosok yang inovatif dan mampu mengangkat sepak bola Indonesia ,” tutur Abdullah Amas
para pimpinan OKP itu juga berjanji akan memperkuat gerakan untuk mengawal PSSI
KMP-PSSI menegaskan, untuk memperkuat gerakannya, mereka akan menurunkan ribuan pemuda dan mahasiswa pencinta dan Peduli bola dari seluruh penjuru tanah air ke Istana Negara.
“Tujuannya, agar pemilik suara KLB Memilih figur inovatif,” ujar Abdullah Amas .
Di tempat yang sama,Wakil Seketaris Generasi Muda Kibar Berkarya Wardatul Hasanah menyatakan, kualitas Persepakbolaan Nasional saat ini sangat sulit diapresiasi.
“Jika mau baik, maka PSSI harus dipimpin oleh sosok tokoh yang inovatif,” ujarnya.